Wamen PUPR: Fokus, Segera Tuntaskan Bendungan Kuwil

MINUT — Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jhon Wempi Wetipo menyemanganti pengelola dan pekerja pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan, Minut. Wamen PUPR dalam kunjungannya ke salah satu proyek strategis nasional (PSN) di Sulut, Jumat (24/01/2020) meminta seluruh pihak agar fokus terhadap penyelesaian proyek senilai Rp1,4 triliun itu.

“Proyek bendungan ini saya tahu manfaatnya sangat strategis untuk masyarakat Sulawesi Utara, khususnya mengurangi dampak banjir di Manado. Makanya, fokus dengan penyelesaiannya, dan masing-masing pihak jalankan tugas sesuai kewenangan,” kata Wetipo yang juga penanggung jawab utama penanggulangan bencana di Kementerian PUPR.

Tentang Bendungan Kuwil Kawangkoan di Minut ini, ungkap PPK Bendungan I Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) 1 Sulut Lidya Karema saat mendampingi Kepala BWSS 1 M. Silachuddin menjelaskan progress pembangunan, paket 1 kondisinya sudah 70-an persen dan paket 2 sudah 50-an persen.

“Ada sedikit defiasi dari target karena ada penyesuaian desain dengan kondisi lapangan di tengah pekerjaan. Tapi, secara umum teknisnya tidak ada kendala,” ungkap Lidya.

Untuk lahan, menurutnya, di bagian inti pekerjaan sudah tak ada kendala karena telah dibebaskan. Selain itu juga, pihak Satker Bendungan dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulut terus memproses pembebasan lahan.

Terkait lahan, PPK Pengadaan Lahan BWSS 1 Ronny Rudson mengungkapkan, hingga saat ini masih ada 30 hektar lahan yang sementara proses pembebasan. “Tinggal di genangan dan green belt,” ungkap Rudson.

Ditambahkan pula, pekan ini akan ada proses pembayaran 6 bidang lahan yang telah selesai administrasinya. Selanjutnya, pekan depan ada 10 bidang yang bakal dititip di Pengadilan biaya pembebasannya.

“Dana pembebasan sudah tersedia karena ditanggulangi oleh LMAN (Lembaga Manajemen Aset Negara). Tapi, memang perlu verifikasi dan validasi oleh BPKP sebelum pembayaran,” ujarnya.

Sementara itu Wetipo mengaku bahwa nantinya juga Kementerian PUPR akan membantu pemerintah di Sulut untuk mewujudkan sejumlah proyek infrastruktur strategis yang digagas Gubernur Olly Dondokambey. Antara lain KEK Pariwisata Likupang, Manado Outer Ring Road (MORR) III, Jembatan Lembeh Bitung, Revitalisasi Danau Tondano, serta percepatan Tol Manado-Bitung.

“Saya kira kegetolan Pak Gubernur Olly untuk membangun infrastruktur di Sulawesi Utara ini tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat. Makanya, mari kita semua mendukung, dan kami dari Kementerian PUPR pun komit membantu,” ujar mantan Bupati Jayawijaya Papua ini.

Turut hadir dalam kunjungan itu Plt. Kadis PUPR Sulut Adolf Harry Tamengkel, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional XV Trino Junoasmoso, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I M. Silahuddin, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulut M. Rus’an Nur Taib, Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi Sulut Rahman Djamil, dan Kepala Stuan Kerja Penyediaan Perumahan Sulut Recky Lahope.(oio)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.