Info Digital Sulawesi Utara

Kadishutda Sulut Minta ASN-THL Optimalkan Gadget untuk Publikasi Program

MANADO — Sebagai tindaklanjut arahan Gubernur Olly Dondokambey dalam apel kerja perdana Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2021, pekan lalu, Dinas Kehutanan Daerah Provinsi Sulawesi Utara mengadakan Rapat Perdana pada Jumat (8/1/2021), di Air Terjun Tunan, Talawaan, Minahasa Utara.

Kepala Dinas Kehutanan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Rainier Dondokambey, S.Hut menjelaskan terkait rencana kerja tahun 2021, Dishutda punya beberapa ‘pekerjaan rumah’ yang harus segera diselesaikan. Yaitu penertiban aset baik di UPTD maupun dinas, serta merampungkan data base, profil dinas, dan Perda Jasa Lingkungan.

“Khusus KPH, agar memaksimalkan kegiatan pengamanan hutan, mengoptimalkan PAD, serta berinovasi menciptakan kegiatan di masa pandemi ini.  Semua program dan kegiatan yang didukung dengan anggaran harus terealisasi sesuai target capaian baik output maupun outcome guna mengaktualisasikan 17 prioritas pembangunan yang tertuang dalam RPKD Sulut Tahun 2021,” ujar Rainier.

Penadatanganan perjanjian kinerja oleh pejabat Dishutda

Katanya, di era revolusi industri 4.0 dimana teknologi informasi berkembang dengan cepat dan menjadi kebutuhan manusia, semua ASN—terutama para pejabat—untuk terampil menggunakan gadget (gawai). Karena di masa pandemi COVID-19 yang mengharuskan work from home (WFH) banyak memanfaatkan gadget sebagai media komunikasi.

“Gadget dimanfaatkan untuk mempublikasikan kegiatan-kegiatan pemerintah lewat media sosial agar diketahui oleh masyarakat,” ujarnya.

Soal lokasi rapat, kata Rainier, dipilihnya wisata Air Terjun Tunan karena alamnya sejuk sekaligus mengenalkan aset wisata yang memanfaatkan kawan hutan.

“Lokasi Air Terjun Tunan yang ada di wilayah KPH unit VI ini sengaja saya pilih untuk lokasi rapat perdana ini, karena selain berada di kawasan Hutan Lindung Gunung Saoan I dan HPT Gunung Saoan yang udaranya segar sehingga baik untuk kesehatan, juga untuk mempromosikan destinasi wisata ini sebagai salah satu potensi jasa lingkungan dalam kawasan hutan,” terang Kadishutda.

Rainier juga menyampaikan kembali pesan Gubernur agar ASN patuh dalam menerapkan 5M (Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga Jarak, Menjauhi kerumunan dan Membatasi mobilitas), tetap konsisten dan memiliki komitmen yang kuat dalam pencegahan dan pengendalian COVID-19, sehingga menjadi contoh bagi masyarakat.

Rainier juga mengapresiasi kerja dan prestasi serta pencapaian yang sudah ditunjukkan seluruh ASN dan THL Dishutda di tahun 2020. “Semua, baik pejabat, staf maupun THL, harus menujukkan kerja yang baik, karena akan dievaluasi kembali,” tegas Kadishutda.

Rapat Perdana ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan pakta integritas para pejabat struktural dan penyerahan SK kenaikan pangkat kepada beberapa PNS.(red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.