5 Agenda Tim Ekspedisi Bakti Untuk Negeri BI Sulut dan Lantamal VIII

Pelepasan Tim Ekspedisi Bakti Untuk Negeri BI Sulut-Lantamal VIII Manado

BITUNG — Ekspedisi Bakti Untuk Negeri yang digelar Bank Indonesia (BI) Sulut bersama Lantamal VIII Manado bukan hanya mengedarkan uang rupiah saja. Namun tujuannya memberikan layanan ekonomi, sosial, dan kesehatan untuk masyarakat di wilayah kepulauan.

Menggunakan KRI Kakap–811 milik Lantamal VIII Manado, pelayanan dipriortaskan di Kabupaten Kepulauan Talaud yang meliputi Kecamatan Kabaruan, Kecamatan Beo, Kecamatan Lirung, dan Kecamatan Miangas. Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara Arbonas Hutabarat mengatakan “Ekspedisi Layanan Kas Kantor Perwakilan BI Sulut di Kepulauan Terdepan dan Terluar serta Terpecil di Sulut” itu akan melakukan lima kegiatan ekonomi, sosial dan kesehatan.

Yakni pertama kegiatan kas keliling. Tim akan menyerap uang tidak layak edar dari masyarakat dan perbankan dengan berbagai pecahan, untuk digantikan dengan uang baru atau yang layak edar.

Kedua, sosialisasi cinta bangga dan paham rupiah. Akan dilakukan edukasi fungsi dan peran uang rupiah yang lebih luas, untuk menjadikannya satu-stunya alat pembayaran yang sah di NKRI, baik dalam bentuk tunai, non tunai maupun transaksi digital.

Ketiga adalah BI mengajar. Akan dilakukan edukasi dari berbagai peran BI sebagai bank sentral, instrumen alat pembayaran tunai, dan non tunai terutama QRIS.

Keempat adalah aksi Program Sosial Bank Indonesia (PSBI). Yang diberikan selain untuk membantu upaya membangun perekonomian juga meningkatkan taraf kehidupan sosial dan kesehatan masyarakat kepulauan. Bantuan yang diberikan kali adalah laptop, alat musik, perlengkapan protokol kesehatan di masa pandemic Covid-19, genset, alat olahraga, perlengkapan ibadah, sembako, dan perlengkapan usaha.

Kelima melakukan serbuan vaksinasi dalam rangka hari Sumpah Pemuda di 28 Oktober nanti. Agenda ini akan digelar di Pulau Miangas bekerja sama dengan Pos Lanal Miangas dan KRI Kakap–811.

“Tim Ekspedisi BI dan Lantamal VIII tak hanya mengedarkan uang rupiah, tapi lebih meluas hingga kegiatan sosial dan kesehatan,” kata Arbonas.(red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.