Dharma Wanita Provinsi Sulut Gelar Capacity Building

Materi outbond yang juga melibatkan para suami.

MANADO — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesin Utara menggelar Capacity Building bagi para anggota, akhir pekan ini. Beberapa sesi agenda Capacity Building ini juga diikuti para suami, yang juga pejabat tinggi pratama di Pemprov Sulut.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesin Utara Ny. Paula Kawatu-Mantiri mengatakan agenda ini dilaksanakan untuk menyegarkan pengetahuan dan psikologi ibu-ibu dharma wanita untuk mendukung kerja suami di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulut.

Hal ini penting agar kinerja bapak-bapak di kantor didukung para ibu secara total karena tantangan ke depan semakin berat,” ujar istri tercinta Pjb Sekdaprov Sulut Asiano Gamy Kawatu ini.

Di sisi lain, katanya, ada harapan masyarakat untuk hidup lebih sejahtera dan berkeadilan yang diciptakan oleh birokrasi pemerintahan.

“Untuk lebih sejahtera, maka salah satu jalan keluar dharma wanita Provinsi Sulut adalah memperkuat keluarga dengan filosofi OD-SK: kepemimpinan adalah teladan. Dan kita harus bangun secara terus menerus, agar benar ini menjadi dampak, termasuk ikut mendukung kinerja suami dengan rasa aman dan nyaman,” tegas Paula.

Meteri tentang Ketahanan Keluarga yang dibawakan oleh Pdt. Jeffry Saisab

Materi yang diberikan antara lain Kepemimpinan adalah Keteladanan, Wawasan Kebangsaaan, Pelopor Kerukunan dan Toleransi, Etika Pergaulan di Era Digital, Pengelolaan Keuangan Keluarga, Ketahanan Keluarga, dan Membangun Kebersamaan di Lingkungan Tempat Tinggal, serta Outbond.

Sekprov Asiano Gamy Kawatu menyampaikan, kegiatan ini penting dan strategis agar identitas dharma wanita persatuan terus memberi warna jelas dan tegas bahwa keteladanan dan kebersamaan dibangun dengan semangat kepemimpinan adalah teladan.

“Dan kunci mendukung kinerja suami hanya satu: komunikasi. Dalam dunia kerja maupun dalam memperkuat kehidupan berkeluarga tidak ada jalan lain menuju kesuksesan selain membangun komunikasi dengan baik,” ujar Kawatu menegaskan.

Untuk itu, lanjut Kawatu, dharma wanita harus terus meningkatkan kapasitas khusus dalam membangun cara berkomunikasi dengan baik agar lebih adaptif, proaktif dan inovatif dalam mendukung kinerja suami di kantor.(red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.