Astaga!!! Lelaki Tombariri Tega Siksa Anak Sendiri

Digosok Cabe, Jemur di Terik Matahari Hingga Dilempari Pisau

Totosik, Polres Tomohon, Arian Colibrito, Yanny Watung
Pelaku bersama Tim URC Totosik

TOMBARIRI-Aksi tidak terpuji dilakukan lelaki RW (39) warga salah satu desa di Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara yang tega menyiksa buah hatinya sendiri yang masih di bawah umur.

Menurut sumber yang diperoleh Gosulut.com, peristiwa tersebut terjadi hanya karena si anak mengatakan bahwa ayahnya bodoh. Itupun dilontarkan si anak karena kesal tak diizinkan mandi di pantai bersama rekan-rekannya pada Senin (10/1/2022) sekira pukul 09:00 Wita. Kebetulan rumah mereka berada tidak jauh dari Pantai Barat Minahasa.

Rupanya sang ayah tak mau dikatakan bodoh oleh anaknya dan langsung mengambil hanger baju lalu dipukulkan ke sejumlah bagian tubuh anaknya sambil mendorong hingga jatuh ke tanah.

Tak hanya sampai di situ, sepertinya sudah tak mampu menahan emosi tersebut mengambil sebilah pisau lalu dilemparkan ke anaknya. Untung saja tidak menemui sasaran. Si anak lalu disuruh berjemur di terik Matahari dengan mengangkat kaki setengah.

Penyiksaan dilanjutkan dengan menggosok cabe ke mulut anaknya berulang-ulang hingga mengenai mata. Tidak tahan menahan pedihnya cabe yang digosok, si anak kemudian menangis dan menuju pantai untuk mencuci bagian yang terkena cabe. Video penyiksaan itu sendiri sempat viral di media sosial.

Si anak lalu diajak ayah menemui ibunya yang berada di  Desa Tateli Kecamatan Mandolang. Hanya saja, ibu dari anak tersebut tak berada di rumah yang dituju. Dibawalah anak tersebut ke salah satu rumah kerabat di Tateli.

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Polres Tomohon mendapat laporan masyarakat soal peristiwa tersebut sekira Pukul 11:00 Wita. Dipimpin Katim Aipda Yanny Watung langsung bergegas menuju lokasi peristiwa yang dilaporkan masyarakat. Setelah mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan, tim bergerak ke Desa Tateli di mana pelaku berada.

Tanpa perlawanan, ayah yang tega menyiksa anaknya diamankan Tim URC Totosik dan mengaku semua perbuatannya terhadap buah hatinya sendiri. Rupanya, aksi pukul ayah terhadap anaknya sudah pernah terjadi. Sesuai catatan kepolisian, tahun 2020 lalu sang ayah pernah berurusan di Mapolsek Tombariri karena memukul anaknya.

Kapolres Tomohon AKBP Arian  Colibrito SIK MH melalui Katim URC Totosik Aipda Yanny Watung mengatakan, saat ini pelaku maupun korban telah diamankan di Map[olres Tomohon.

”Kami membawa ayah serta anaknya ke Mapolres Tomohon untuk diproses lebih lanjut,” kata Watung. (red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.