Sulut Menuju Provinsi Layak Anak

Dr Kartika Devi Tanos

MANADO – Sulawesi Utara menuju Provinsi Layak Anak. Saat ini sudah ada 9 Kabupaten/Kota di Provinsi Sulut mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) RI.

 Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas P3AD) Sulawesi Utara (Sulut), dr Kartika Devi Tanos MARS memberi apresiasi atas pencapaian kabupaten/kota yang telah menjadi daerah layak anak.

“Kita mendapatkan 9 penghargaan di 9 kabupaten/kota di Sulut sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA). Ini merupakan peningkatan yang sangat signifikan untuk pelayanan terhadap hak – hak anak. Jadi, sangat membanggakan bagi Sulut,” kata dr Devi di Kantor Gubernur, Jumat (05/08/2022).

Menurut dr Devi, pihaknya akan terus mendorong agar penghargaan tersebut terus diraih Kabupaten/Kota yang belum meraih penghargaan, agar nantinya Sulut mencapai dan meraih penghargaan sebagai Provinsi Layak Anak.

Ia menyebutkan bahwa peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Provinsi akan dilaksanakan di Kota Manado pada Sabtu (06/08/2022).

dr Devi menjelaskan dalam peringatan HAN tingkat Provinsi Sulut ada sejumlah penghargaan diberikan sesuai dengan cluster. Ada lima penghargaan berdasarkan Cluster pun disiapkan. Yakni;

Cluster Pertama, ada salah satu indikator banyak jumlah anak dilihat dari akte kelahiran. “Kita bekerja sama dengan Dinas Dukcapil-KB dan BKKBN, karena mereka yang tahu mana kabupaten/kota yang banyak akte kelahiran,” ungkap dr Devi.

Cluster Kedua mengenai PAUD dan pendidikan lainnya. “Itu kerja sama dengan BKKBN dilihat mana kabupaten/kota yang memiliki Puspaga yang aktif,” ungkapnya.

Cluster ketiga, Kesehatan. “Kita menggandeng mitra kita Dinas Kesehatan. Kita lihat Puskesmas ramah anak dan cakupan imunisasi tertinggi di kabupaten/kota,” terangnya.

Cluster keempat, Pendidikan, dimana penghargaan akan diberikan melihat indikator yang diketahui dari mitra kerjanya yakni Dinas Pendidikan.

“Kita cari kabupaten/kota mana paling banyak punya sekolah ramah anak,” ujarnya.

Untuk cluster ini juga, katanya, akan ada penghargaan kepada tiga peserta terbaik penulis cerita anak Sulawesi Utara. Penghargaan ini bekerja sama dengan Balai Bahasa.

“Hadiah akan diberikan Ibu Gubernur Sulut selaku Bunda PAUD, Ibu Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan,” ungkapnya.

Cluster kelima, Pelayanan yakni dari kabupaten/kota mengenai pelayanan pencegahan kekerasan terhadap anak.

“Indikatornya dari UPTD-PPA kami di provinsi dan yang ada di kabupaten/kota. Polres mana yang Gercep (Gerak Cepat) dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak. Ada tiga Polres terbaik menurut kabupaten/kota,” terangnya.

“Kita belum akan bilang siapa saja penghargaan itu diberikan, tunggu saja esok,” tukasnya.

Melansir dari situs resmi Kemenppa RI, Hari Anak Nasional (HAN) 2022 mengusung tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dengan tagline #PeduliPascaPandemiCOVID19, #AnakTangguhPascaPandemiCOVID19, #AnakTangguhIndonesiaLestari.

Meskipun dilaksanakan dalam masa pandemi Corona, diharapkan HAN 2022 dapat menjangkau lebih banyak anak-anak di seluruh Indonesia.(red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.