Scroll untuk baca berita terbaru
banner 325x300
Sangihe

Dinkes Sangihe Sosialisasikan Program Transformasi Pelayanan Integrasi Kesehatan Layanan Primer

939
×

Dinkes Sangihe Sosialisasikan Program Transformasi Pelayanan Integrasi Kesehatan Layanan Primer

Sebarkan artikel ini
Kadis Kesehatan, Hanry Pasandaran saat memberikan sosialisasi

SANGIHE – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Sangihe menggelar sosialisasi dalam upayah Transformasi Pelayanan Kesehatan Integrasi Pelayanan Primer, Selasa (11/06/2024) di Aula Rumah Jabatan Bupati.

Usai agenda sosialisasi, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Sangihe, Hanry Pasandaran saat ditemui awak media mengatakan tujuan Sosialisai ini merupakan Upaya Transformasi Layanan kesehatan Primer khususnya di tingkat Puskesmas.

“Memang pada tahun 2022, pemerintah daerah sudah melaunching pelayanan ini, dimana sebelumnya untuk Puskesmas pelayanan per program masing-masing, namun dengan transformasi ini, pelayanannya lebih terintegrasi. Untuk pelayanan integrasi ini polanya berubah dimana sasarannya untuk anak yang baru lahir sampai lanjut usia (siklus hidup), juga mulai dari remaja putri, ibu hamil dan usia produktif, ditangangi satu kali dalam satu penanganan, sudah tidak terkotak-kotak dengan pola yang lama,”kata Pasandara .

Lebih lanjut dia menjelaskan, upayah pelayanan kesehatan promotif, prefentif, kuratif dan rehabilitasi dilaksanakan sekaligus pada tiap sasaran siklus hidup dari umur 0 Tahun sampai lansia.

“Maka untuk itu tenaga kesehatan harus ada upayah mengelolah pelayanan komprehensif di tingkat keluarga tidak hanya melihat satu saja dalam tiap rumah tangga, namun seluruhnya dilihat apakah yang sakit mungkin ada anggota keluarga lain. Termasuk cara orang tua mengasuh anak dengan baik dan benar, cara mengelolah air dengan bersih, cara mengelolah limbah cair dan padat dengan baik, semua itu dilakukan secara komprehensif,”jelasnya.

Tujuan dari transformasi layanan kesehatan primer ini, menurut Pasandaran dalam rangka bagaimana Standar Pelayanan Minimal (SPM) dapat tercapai, karena hingga saat ini SPM belum juga tercapai, sehingga pemerintah berupayah merubah pola pelayanan kesehatan dengan cara terintegrasi.

“Dengan pola yang baru ini, kedepannya nanti akan muncul Puskemas Integrasi Layanan Primer (ILP), Pustu ILP dan Posyandu ILP, semua ini agar tercapainya target SPM,”tutur Kadis Kesehatan.

Disamping itu, Kadis Pasandaran juga membeberkan dalam upayah capai target SPM, sesuai Perintah amanat Permenkes 43 Tahun 2019 khususnya pasal 60 dan berbagai aturan perundang-undangan lainnya, Puskesmas itu seyokyanya mengatur pengelolaan keuangan dengan metode Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Jadi kami hari ini juga mengsosialisasikan bagaimana persyaratan untuk menjadi Puskesmas BLUD,”bebernya.

Demi tercapainya berbagai Program ini, Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan memintah kolaborasi dari berbagai pihak, baik dari pemerintah kecamatan, pemerintah kampung dan kelurahan.

“Karena ini merupakan program untuk pelayanan yang sasarannya bagi semua kalangan masyarakat, untuk Puskesmas ILP, sangat diharapkan dukungan dari semua pihak termasuk camat, kapitalaung, lurah serta kader-kader keshatan demi keberhasilan program layanan kesehatan ini,”imbuh Pasandaran

Agenda ini turut dihadiri Seluruh Camat se Kabupaten Sangihe, Seluruh Kepala Puskesmas dan Perwakilan Dinas Teknis Lainnya. (d’frendy)