Bertahan di Tengah Pandemi

Indah Mamangkey

Pandemi Covid-19 belum berakhir. Pemerintah masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Banyak sektor usaha terdampak, terutama kafe dan restoran.

Bagi Indah Syalomita Mamangkey, pemilik salah satu kafe di Kawasan Megamas, sektor ekonomi merupakan yang paling berdampak pada kebijakan PPKM. Apalagi bagi dirinya yang baru saja merintis usaha kafe, kebijakan tersebut sangat mempengaruhi pendapatan, dan juga psikologi.

“PPKM lumayan berdampak bagi kami yang punya usaha kafe/pariwisata. Kendalanya adalah jam operasional sudah dibatasi,” ujar cewek cantik kelahiran 12 Juni 2001 ini.

Menurut putri pasangan Jemmy Mamangkey dan Meilan Sigar ini, meski masih memberlakukan PPKM namun ada baiknya juga memperhatikan penambahan jam operasionalnya.

“Mohon pemerintah bisa memberikan solusi karena semua terdampak, apalagi pekerja kecil,” ujar pengusaha ‘sangat’ muda sekaligus selebgram ini.

Katanya, dampak PPKM membuat pekerja kecil susah untuk mencari nafkah untuk hidup sehari-hari. “Uang hanya untuk makan saja susah bagi mereka di situasi PPKM ini,” kata cewek yang doyan berpetualang dan menyelam ini. “Para musisi juga sudah tidak bisa bekerja karena jam operasional kafe yang sudah dibatasi.”

Namun demikian, kondisi pandemi ini dia jadikan sebagai tantangan untuk berusaha agar tetap bertahan. “Intinya saya tetap bersyukur dalam keadaan apapun, karena saya yakin Tuhan yang pegang kendali atas hidup saya,” tukasnya, yakin.(hdr)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.