Diterjang Banjir, Sejumlah Fasilitas di SMPN 5 Tagulandang Rusak Parah

SITARO — Curah hujan tinggi melanda pulau Tagulandang sejak pukul 20.00 Wita, Selasa (6/9/2022) malam, membuat beberapa wilayah tergenang.

Salah satu yang paling parah adalah yang terjadi di SMPN 5 Tagulandang.

Pantauan wartawan media ini, sekolah menengah pertama yang terletak di Kampung Pahiama, Kecamatan Tagulandang ini, porak-poranda dihantam banjir disertai lumpur dan kayu.

Halaman sekolah yang sering dijadikan tempat upacara dan apel, dipenuhi sedimen serta batang pohon.

Mirisnya, bukan hanya lapangan, beberapa ruangan pun ikut diserobot lumpur.

Kepala SMPN 5 Tagulandang, Dra Rita Atimang, saat ditemui di area sekolah mengatakan bahwa peristiwa naas ini terjadi karena aliran sungai kecil yang ada di depan sekolah yang sering tersumbat di bagian hilir.

“Area hilir sungai ini, adalah rawa dan ditumbuhi oleh tumbuhan bakau, yang kerap kali menyumbat aliran sungai,” kata Atimang.

Akibat peristiwa ini, kata dia lagi, tembok di depan sekolah roboh.

“Kalau beberapa bulan lalu tembok di bagian belakang, kini giliran tembok depan yang roboh,” bebernya.

Lebih miris lagi, ada fasilitas penunjang di sekolah yakni mesin pompa air yang ikut hanyut terseret banjir bandang.

“Akibat peristiwa ini, kita belum bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya.

“Kita fokus dulu di kegiatan bersih-bersih lingkungan, termasuk sejumlah ruang yang terdampak,” sambungnya sembari berharap ada perhatian pemerintah daerah terhadap beberapa sarana yang terdampak.

“Termasuk solusi terhadap sering meluapnya air di sungai,” kuncinya. (gus)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.