Bupati Limi Shalat Idul Adha di Ibolian, Pemkab Korbankan 16 Sapi

Perayaan Idul Adha di Bolmong Meriah. (ist)

BOLMONG—Perayaan Idul Adha 1445 Hijriah bagi Ir Limi Mokodompit MM bersama Istri Iryanti Suleha Uswanas terasa spesial. Sebab Idul Adha di tahun 2022 ini, sosok birokrat yang pernah berkarier di Papua tersebut menjabat jabatan tertinggi di Pemerintah Kabupaten Bolmong yakni penjabat bupati.

Untuk itu, perayaan yang Shalat Idul Adha Minggu (10/7), dipusatkan di Desa Ibolian, yang merupakan kampung halamannya. Bahkan bagi warga setempat, Idul Adha ini juga sangat istimewa karena baru kali ini dihadiri orang nomor satu di Bolmong bersama jajarannya. “Ini adalah momentum spesial bersama keluarga dan orang-orang terdekat semasa kecil. Sebab saya dibesarkan di desa ini,” ujar Limi.

Penjabat Bupati Bersama Keluarga dan Petinggi Pemkab Bolmong. (ist)

Usai Shalat Idul Adha, penjabat Bupati menyaksikan penyembelihan hewan kurban, dan dilanjutkan silaturahmi dengan masyarakat Ibolian, di halaman Masjid Nurul Yaqin, desa Ibolian, Kecamatan Dumoga Tengah. Turut hadir, Kakanwil Kemenag Sulawesi Utara (Sulut), Kepala Kantor Kemenag Bolmong Shabri Makmur Bora, Asisten III Setda Bolmong Ashari Sugeha, Ketua MUI Bolmong Sulaiman Amba, dan jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Bertindak selaku Khotib Hi Sulaiman Amba, Imam Hi Yahya Fasa. “Dalam momentum ini diharapkan masyarakat terus mempererat tali silaturahmi serta menjaga keamanan dan ketertiban,” harap Limi.

Bupati juga  juga tak lupa mengucapkan Selamat Merayakan Hari Raya Idhul Adha kepada seluruh umat muslim di Kabupaten Bolmong. “Saya selaku pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Bolmong mengucapkan selamat hari raya idul adha 10 dzulhijjah 1443 hijriah, kepada seluruh komponen masyarakat. Idul Adha juga merupakan simbol pengorbanan besar yang semata-mata hanya ditujukan untuk mengharapkan ridho dari Allah SWT,” terang Limi.

Jamaah Saat Menyembelih Hewan Kurban. (ist)

Lanjut Bupati, makna yang terkandung dalam peristiwa hari raya qurban harus menjadi teladan bagi muslim untuk mengikuti risalah perjalanan Nabi Ibrahim dan anaknya Nabi Ismail serta Istrinya Siti Hajar. “Risalah dari hari raya Idul Adha tentang Nabi Ibrahim dan anaknya Ismail, sesungguhnya dapat kita petik sebagai pelajaran hidup. Sehingga, memiliki keikhlasan dan ketulusan dalam berbuat kebaikan. Untuk itu, diperlukan untuk menyembelih hawa nafsu, sifat egoisme dan ambisi yang ada pada diri masing-masing, sehingga keikhlasan untuk berkorban itu yang paling utama. Dengan begitu akan terjalin sinergitas dalam membangun fisik dan psikis serta kultur masyarakat, sebagaimana yang disunahkan Rasulullah SAW, yaitu tangan diatas lebih mulia daripada tangan dibawah,” jelas Limi Mokodompit.

Diketahui untuk Idul Adha kali ini, Pemkab Bolmong  mengurbankan hewan ternak sebanyak 16 ekor sapi.  Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Rukman Korompot mengungkapkan, data jumlah hewan kurban tersebut yang terdaftar di bagian kesra.  Masing-masing dari keluarga penjabat Bupati Bolmong Ir Limi Mokodompit sebanyak 3 ekor sapi, partisipasi dari organisasi perangkat daerah Pemkab Bolmong 6 ekor sapi, PT JRBM 5 ekor sapi, BPD Bank Sulutgo 1 ekor sapi, dan Bank Prismadana 1 ekor sapi. “Jadi total semuanya 16 ekor sapi,” tutupnya. (adv)

Penjabat Bupati Saat Menyerahkan Pisau Untuk Menyembeli Hewan Kurban. (ist)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.